#HaloPengagem: Elina Arin Kharisma

Halo, Pengagem!

Halo, Ageman!

 

Bisa perkenalkan diri ke para Pengagem lain yang sedang membaca?

Hai, Pengagem! Nama saya Elina Arin Kharisma, biasa dipanggil Risma atau Elina. Saya mengajar di sebuah sekolah swasta di Kemang Village, Jakarta Selatan. Selain itu, saya juga mengasuh sebuah komunitas baca untuk anak-anak di sekitar Kemang Village. Komunitas itu bernama Cerita Mentari.

 

Bagaimana Indonesia menginspirasimu?

Indonesia adalah negara yang penuh dengan potensi yang patut dibanggakan. Orang-orang Indonesia juga hebat. Tidak hanya itu, banyak orang Indonesia yang bergotong-royong menunjukkan kepedulian mereka untuk membuat Indonesia lebih baik. Buktinya ada berbagai macam kegiatan sosial yang didukung oleh sukarelawan dari berbagai kalangan. Saya juga salut dengan generasi muda akhir-akhir ini berlomba-lomba unjuk gigi dalam berbagai bidang, misalnya dengan terlibat di ekonomi kreatif, teknologi, seni, budaya, dan sebagainya.

Dalam banyak hal Indonesia memang masih perlu berbenah-benah, tapi ketika saya melihat anak-anak muda yang peduli dengan negaranya, kreatif, dan menggunakan energinya untuk hal-hal yang positif, saya merasa optimis akan adanya harapan Indonesia yang lebih baik.

Kekurangan dan kelebihan ini yang menginspirasi untuk terus melakukan yang terbaik tidak cuma untuk diri saya tapi juga untuk Indonesia.

 

Apa yang akan kamu berikan untuk Indonesia, yang sudah menginspirasimu?

Saya prihatin dengan cara pandang kebanyakan siswa saya tentang Indonesia. Mereka berpikir bahwa hal yang lebih baik pasti selalu ada di luar negeri. Padahal kita punya banyak alasan untuk bangga pada Indonesia. Sayangnya, yang banyak didengar oleh siswa saya adalah hal yang buruk dari Indonesia. Saya bersyukur menjadi seorang guru karena mempunyai banyak waktu untuk berinteraksi dengan anak-anak. Jadi, kesempatan mengajar ini tidak hanya akan saya gunakan untuk membagikan konten mata pelajaran, tetapi juga untuk menanamkan kecintaan terhadap Indonesia dan kebanggaan menjadi orang Indonesia.

Selain itu, ketika saya mulai membacakan buku (read aloud) untuk anak-anak di sekitar Kemang Village, saya menyadari bahwa di sekitar kita banyak anak yang tidak mempunyai wadah baik berupa tempat ataupun kegiatan yang positif. Jadi, wajar saja ketika saya menawarkan diri untuk membacakan buku, mereka meresponinya dengan antusias. Ternyata kebanyakan dari mereka tidak punya akses ke buku bacaan yang bermutu. Membaca pun bukan menjadi kegiatan favorit mereka padahal itu, kan, kegiatan yang bermanfaat. Saya lalu membulatkan tekad untuk membagikan kecintaan membaca saya dengan membentuk komunitas baca Cerita Mentari. Kapasitas saya cuma membacakan buku dan memastikan kegiatannya berjalan dengan baik. Sedangkan untuk keperluan yang lain, semesta mendukung komunitas ini dengan cara-Nya sendiri. Nah, kalau Pengagem penasaran kegiatan komunitas ini seperti apa, lihat saja Instagram @ceritamentari. Boleh banget, lho, kalau ingin terlibat menumbuhkan minat baca anak-anak di komunitas ini. ☺

 

Terima kasih sudah ngobrol-ngobrol dengan Ageman. Nah, bicara soal style. Bagaimana kamu mendeskripsikan gayamu dalam berpakaian?

Saya suka yang sederhana. Asal nyaman, pantas dan nggak pakai ribet. Favorit saya adalah kaos yang dipadu dengan celana jeans atau rok selutut. Lalu pakai aksesoris secukupnya.

 

Sukses terus, Risma. Sekarang, Ageman mau tantang kamu untuk cobain Uluwatu Top dengan tiga gaya berbeda yang kamu banget!

Siap!



Comments are closed.